Ini Investasi Cinta Dalam Keluarga yang Harus Suami-Istri Ketahui
Hal terpenting didalam kehidupan salah satunya yaitu cinta. Cinta ibarat air yang sangat vital. Kita semua terlahir karean cinta, kita hidup karena cinta.
Bayangkan jika didalam rumah tangga tidak ada rasa cinta lalu bagaimana orang tua kita akan merawat kita.
Ketika orang tua sudah tidak memiliki cinta dan kasih sayang kepada anaknya tentu tidak akan pernah rela kurang tidur karena mengasuh anaknya.
Bahkan orang tua rela mengorbankan banyak hal demi buah hatinya. Begitu juga jika suami-istri sudah tidak memiliki perasaan cinta lagi tentu pernikahannya akan hancur dan anaklah yang menjadi korban.
Maka dari itu sangat penting menginvestasi cinta didalam pernikahan yang mana modalnya hanya cinta yang tulus.
Mungkin kita tidak tahu bahkan tidak pernah terpikirkan untuk menginvestasi cinta didalam pernikahan, padahl manfaatnya sangat luar biasa.
Ketika berinvestasi dalam bentuk emas, saham atau lainnya tentu yang kita dapatkan adalah keuntungan materi. Jika harga mas naik tentu akan naik juga.
Begitu juga jika membeli tananh atau rumah yang semakin lama harganya semakin meningkat.
Berinvestasi harta tentu keuntungannya akan meningkat, sementara dengan cinta tentu begitu banyak manfaat dan keuntugan yang bisa kita ambil.
Jika kita mau berpikir investasi cinta itu akan meningkatkan kualitas hidup. Sebab semakin meningkatkan cinta maka akan ada banyak penghargaan yang akan kita berikan kepada pasangan.
Serta akan mendapatkan keuntungan dari pasangan suami-istri. Anak-anak akan tumbuh menjadi anak yang lebih baik dan bahagia.
Berikut ini manfaat investasi cinta yang anda ketahui di dalam rumah tangga:
1. Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Ketika seorang istri sering sakit-sakitan, maka sudah dipastikan ada hal yang tidka beres dengan suaminya. Begitu pula sebaliknya, jika suami sering sakit-sakitan, maka ada yang tidak beres dengan istrinya.
Tentu hal ini bukan untuk menyalahkan pasangan karena penyakit yang di dera oleh pasangannya.
Disamping penyebab dari sakitnya adalah pola makan dan pola hidup yang salah, ada faktor lain yang menyebabkan yaitu stres.
Ketika seseorang dalam keadaan stres maka saat itu juga sistem kekebalan tubuhnya berkurang dtrastis.
Sehingga penyakit mudah masuk karena lemahnya antibodi sehingga penyakit mudah datang. Dan salah satu penyebab stres adalah menjalani pernikahan.
Pernikahan itu memang memiliki masalah yang lebih kompleks. Mulai dari stres mengurus anak, menghidupi keluarga, belum lagi jika ada perbedaan karakter bagi kedua belah pihak atau keluarganya.
Jika masalah ini tidak dijalani dengan perasaan cinta maka akan menyebabkan stres. Jika keduanya menjalani dengan cinta maka tentu akan bisa menghadapinya.
2. Meningkatkan Kinerja Kerja
Ketika memiliki masalah di dalam rumah tangga tentu pikiran pun tidak akan menjadi tenang. Konsentrasi buyar bahkan masalah yang belum selesai terbawa ke tempat kerja.
Sehingga pekerjaan semakin menumpuk dan membuat pikiran menjadi kalit. Pekerjaan tidak bisa diselesaikan dengan baik dan maksimal sehingga akan berpengaruh pada reputasi pekerjaan.
Jika didalam rumah tangga terdapat cinta dan kebahagiaan tentu pekerjaan akan menjadi ringan. Jika pikiran tenang,damai dan senang tentu akan berpengaruh pada pekerjaan.
Ketika keluarga bahagia tentu akan berdampak baik, jika keluarga tidak bahagia maka layaknya benang kusut yang sulit untuk diperbaiki. Sebab cekcok didalamrumah tangga sangat berpengaruh pada prestasi seseorang.
Akibatnya atasan kecewa jika masalah keluarga ke dalam pekerjaan. Hal ini sangat manusiawia sebab tidak semua orang mamu memisahkan masalahnya.
Maka dari itu dukungan keluarga sangat dibutuhkan karena sangat berpengaruh pada pekerjaan.
3. Menumbuhkan Semangat Hidup yang Tinggi
Ketika dulu masa kuliah tentu sangat bersemangat untuk mempercantik diri demi sang pujaan hati. Semakin bersemangat untuk melakukan apapun karena cinta, energinya seolah-olah bertambah.
Ketika ada masalah pun membuat tidak takut untuk bersama kekasihnya. Pria lemah pun akan menjadi kuat karena bersemangat meraih mimpinya.
Seseorang mau berkorban demi pujaan hatinya. Akan tetapi ketika sudah menikah semangat cintanya memudar.
Sungguh disayangkaan jika memang demikian, karena cinta di dalam pernikahan itu harus selalu di pupuk bukan malah memudar.
4. Mencetak Anak-anak yang Berkualitas
Ketika orang tua memiliki perasaan cinta yang begitu besar maka akan ditularkan kepada anak-anaknya. Sebab anak-anak akan melihat hubungan orang tuanya yang harmonis atau bisa jadi sebaliknya.
Kelak anaknya akan menirru orang tuanya. Karena dari waktu ke waktu ia melihat orang tuanya yang merawat dengan penuh kasih sayang.
Anak yang penuh kasih sayang juga akan melakukan hal yang sama kepada pasangannya.
Atau ketika orang tuanya bercerai maka tak banyak anaknya juga mengalami hal yang sama jika anaknya tidak belajar dari kisah orang tuanya.
Akibat dari perceraian anak akan menjadi korban yaitu akan mengalami trauma.
Atau merasa minder sehingga cenderung menarik diri, merasa lalu bahkan prestasinya pun pecah karena memikirkan orang tuanya yang gagal. Merasa tidak berguna karena ikut andil dalam perceraian orang tuanya.
Bagaimana mungkin bisa mencetak anak yang berprestasi dan unggul jika jiwanya labil dan tersakiti.
Sehingga tak sedikit dari mereka yang melampiaskan rasa sakitnya dengan cara nakal dan tindakan kriminal, bahkan bisa terjerumus kedalam hal buruk.
Miris jika generasi sudah seperti ini. Tentu haal ini akan berpengaruh kepada negara, terutama jika masalahnya diakibatkan dari orang tua.
Itulah manfaat menginvetasi cinta di dalam rumah tangga yang bisa membuat rumah tangga kokoh.
Maka dari itu jangan menyepelehkan perasaan cinta karena akan menciptakan keluarga yang luar biasa. [ummi-online.com]

Belum ada Komentar untuk "Ini Investasi Cinta Dalam Keluarga yang Harus Suami-Istri Ketahui"
Posting Komentar